Minggu, 27 Desember 2015

Proposal Pengisian KRS Berbasis Web

BAB I
Pendahuluan

A.   Latar Belakang Masalah
Dengan perkembangan teknologi dan komunikasi pada saat ini, banyak hal dapat dilakukan dengan mudah melalui media internet. Hal ini menimbulkan adanya keinginan untuk mengembangkan sebuah inovasi untuk mereka yang menginginkan mobilitas tinggi, tanpa dibatasi waktu dan tempat. Banyaknya kalangan yang melakukan inovasi memberi nilai positif karena banyak terciptanya inovasi-inovasi yang dapat membantu pekerjaan yang dilakukan menjadi lebih mudah dan efisien. Pengisian Kartu Rencana Studi(KRS) merupakan suatu bagian yang cukup penting dalam perkuliahan. Mahasiswa harus mengisi KRS sesuai waktu yang telah ditentukan, sebagai bukti bahwa mahasiswa tersebut aktif dalam perkuliahan pada semester yang berlangsung. Dengan adanya sistem pengisian KRS berbasis web, maka hal tersebut akan dapat menyingkat waktu tanpa perlu lagi mengantre di tempat pengisian KRS.
B.   Identifikasi Masalah
Berdasarkan hasil observasi dan penyebaran kuisioner yang telah dilakukan tentang pengisian KRS yang tiap semester dilakukan oleh Mahasiswa, maka diperoleh beberapa masalah sebagai berikut :
1.    Banyak Mahasiswa yang mengisi KRS tidak pada waktunya karena memiliki kesibukan lain yang lebih di prioritaskan.
2.    Banyak Mahasiswa yang sengaja mengisi KRS pada akhir masa pengsian KRS karena padatnya antrean yang ada saat pertama dibukanya masa pengisian KRS.


C.   Batasan Masalah
Pada proposal ini, Penulis hanya akan membahas tentang sistem pengisian KRS pada Universitas Gunadarma yang masih dilakukan secara offline.
D.   Rumusan Masalah
1.    Bagaimana bila pengisian KRS dilakukan secara online?
2.    Bagaimana pengontrolan terhadap kendala-kendala mahasiswa dalam proses pengisian KRS?
3.    Bagaimana membuat sistem pengisian KRS berbasi web?
E.   Tujuan Penelitian
Tujuan dari proposal Pengisian KRS Secara Online adalah sebagai berikut :
1.    Agar mahasiswa dapat mengisi KRS dimana saja tanpa harus datang ke tempat perkuliahan.
2.    Untuk mempersingkat waktu pengisian KRS tanpa harus antre.
F.    Manfaat Penelitian
1.    Bagi Penulis
Dapat menambah pengetahuan dan wawasan serta dapat mengaplikasikan dan mensosialisasikan teori yang telah diperoleh selama penelitian.
2.    Bagi Peneliti Selanjutnya
Dengan penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk membuat invovasi yang lebih baik.





BAB II
Landasan Teori

A.   Kartu Rencana Studi(KRS)
Kartu Rencana Studi atau lebih dikenal dengan KRS adalah kartu yang berisi daftar mata kuliah yang akan diikuti oleh setiap mahasiswa dalam satu semester. Dalam KRS tercantum data mahasiswa (NPM, Nama, Kelas, Fakultas, Jurusan, Jumlah Semester dan Tahun Akademik yang diikuti), Kode Mata Kuliah, Mata Kuliah, SKS dan Kelas yang diikuti. KRS berlaku/sah, jika ada pas foto mahasiswa yang bersangkutan dan cap Universitas.
KRS merupakan bukti seorang  mahasiswa aktif pada semester yang bersangkutan dan berfungsi sebagai Kartu Peserta Ujian (KRS wajib dibawa setiap kali mengikuti ujian).  Pengisian KRS dilakukan oleh setiap mahasiswa secara langsung di PSMA-Online pada setiap awal semester.  PSMA-Online ada dikampus Kelapa Dua dan Kampus Kalimalang.
a)    Persyaratan Pengisian KRS :
Sebelum mengisi KRS, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi mahasiswa yaitu :
·         Berpakaian rapi dan bersepatu.
·         Membawa lembar FRS yang sudah diisi.
·         Membawa foto hitam putih ukuran 3 x 4 terbaru (bukan bekas)
·         Membawa blanko pembayaran warna merah yang telah dibayarkan. Bagi yang belum membayar uang kuliah atau blanko tertinggal dapat menggunakan KTM atau KRS yang lama, tetapi KRS belum dapat diambil.
Pengambilan KRS bagi mahasiwa yang tidak memenuhi syarat 3,4 dapat dilakukan pada hari berikutnya dari pukul 9.00 WWIB sd. 15.00 WWIB dengan membawa syarat yang belum dipenuhi selama pengisian KRS berlangsung diruang yang telah ditentukan.
b)   Prosedur Pengisian KRS
Mahasiswa yang akan melakukan kegiatan ini terlebih dahulu menerima FRS yang berisi mata kuliah yang ditawarkan pada semester yang bersangkutan sesuai dengan Fakultas, Jenjang / Jurusan, dan Kelas, setelah FRS diisi, mahasiswa melakukan pengisian sesuai jadual yang telah ditentukan. Jadual pengisian KRS dapat dilihat pada papan pengumuman yang berada pada setiap lokasi kampus, diruang PSMA online.
B.   Basis Data
Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.
Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.
Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.
Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.
C.   MySQL
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk lisensi dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua lisensinya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael "Monty" Widenius.
D.   Terintegrasi Website
Integrasi menurut KBBI adalah pembauran hingga menjadi kesatuan yang utuh atau bulat. Dan website adalah  suatu halaman web yang saling berhubungan yang umumnya berada pada server yang sama berisikan kumpulan informasi yang disediakan secara perorangan, kelompok, atau organisasi. Sebuah situs web biasanya ditempatkan setidaknya pada sebuah server web yang dapat diakses melalui jaringan seperti Internet, ataupun jaringan wilayah lokal (LAN) melalui alamat Internet yang dikenali sebagai URL. Gabungan atas semua situs yang dapat diakses publik di Internet disebut pula sebagai World Wide Web atau lebih dikenal dengan singkatan WWW. Jadi, Terintegrasi Website adalah suatu perpaduan antara kegiatan yang dilakukan secara offline dan online. Sehingga data yang dimasukan secara offline akan langsung diperbarui pada sistem online.




BAB III
Metode Penelitian

A.   Tempat dan Waktu
Waktu : 24 November 2015
Tempat : Universitas Gunadarma kampus E, Kelapa Dua, Depok

B.   Rancangan Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang dan prilaku yang dapat diamati. Penelitian kualitatif juga merupakan suatu pendekatan induktif untuk penyusunan pengetahuan yang menggunakan riset dan menekankan subjektifitas serta arti pengalaman bagi individu (Brockopp, Marie T, Hastings-Tolsma, 2000).
C.   Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian ini adalah kuesioner tertutup yang diisi oleh responden. Kuesioner tertutup adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang hal-hal yang ia ketahui dan sudah disediakan jawabannya (Arikunto, 2006).
Penelitian ini menggunakan 10 pernyataan dengan pilihan jawaban “benar” dan “salah” untuk jawaban “benar” diberi skor 1 dan untuk jawaban salah dengan skor 0.
D.   Analisis Penelitian
Penelitian yang telah dilakukan, membuktikan bahwa banyak mahasiswa yang membutuhkan sistem pengisian KRS berbasis online agar dapat mengisi KRS dimana saja selama ada jaringan internet. Hal ini juga dapat membuat mahasiswa dapat mempersingkat waktu dan tenaga agar tidak datang ke bagian pengisian KRS hanya untuk mengisi KRS, karena sudah dapat dilakukan secara online.
Daftar Pustaka



Tidak ada komentar:

Posting Komentar