BAB I
Pendahuluan
A. Latar Belakang Masalah
Dengan perkembangan teknologi dan komunikasi pada saat
ini, banyak hal dapat dilakukan dengan mudah melalui media internet. Hal ini
menimbulkan adanya keinginan untuk mengembangkan sebuah inovasi untuk mereka
yang menginginkan mobilitas tinggi, tanpa dibatasi waktu dan tempat. Banyaknya
kalangan yang melakukan inovasi memberi nilai positif karena banyak terciptanya
inovasi-inovasi yang dapat membantu pekerjaan yang dilakukan menjadi lebih
mudah dan efisien. Pengisian Kartu Rencana Studi(KRS) merupakan suatu bagian
yang cukup penting dalam perkuliahan. Mahasiswa harus mengisi KRS sesuai waktu
yang telah ditentukan, sebagai bukti bahwa mahasiswa tersebut aktif dalam perkuliahan
pada semester yang berlangsung. Dengan adanya sistem pengisian KRS berbasis
web, maka hal tersebut akan dapat menyingkat waktu tanpa perlu lagi mengantre
di tempat pengisian KRS.
B.
Identifikasi
Masalah
Berdasarkan hasil observasi dan penyebaran kuisioner yang
telah dilakukan tentang pengisian KRS yang tiap semester dilakukan oleh
Mahasiswa, maka diperoleh beberapa masalah sebagai berikut :
1. Banyak
Mahasiswa yang mengisi KRS tidak pada waktunya karena memiliki kesibukan lain
yang lebih di prioritaskan.
2. Banyak
Mahasiswa yang sengaja mengisi KRS pada akhir masa pengsian KRS karena padatnya
antrean yang ada saat pertama dibukanya masa pengisian KRS.
C.
Batasan
Masalah
Pada
proposal ini, Penulis hanya akan membahas tentang sistem pengisian KRS pada
Universitas Gunadarma yang masih dilakukan secara offline.
D.
Rumusan
Masalah
1. Bagaimana
bila pengisian KRS dilakukan secara online?
2. Bagaimana
pengontrolan terhadap kendala-kendala mahasiswa dalam proses pengisian KRS?
3. Bagaimana
membuat sistem pengisian KRS berbasi web?
E.
Tujuan
Penelitian
Tujuan
dari proposal Pengisian KRS Secara Online adalah sebagai berikut :
1. Agar
mahasiswa dapat mengisi KRS dimana saja tanpa harus datang ke tempat
perkuliahan.
2. Untuk
mempersingkat waktu pengisian KRS tanpa harus antre.
F.
Manfaat
Penelitian
1.
Bagi
Penulis
Dapat menambah pengetahuan
dan wawasan serta dapat mengaplikasikan dan mensosialisasikan teori yang telah
diperoleh selama penelitian.
2.
Bagi
Peneliti Selanjutnya
Dengan penelitian ini
diharapkan dapat menjadi acuan untuk membuat invovasi yang lebih baik.
BAB
II
Landasan
Teori
A. Kartu Rencana Studi(KRS)
Kartu
Rencana Studi atau lebih dikenal dengan KRS adalah kartu yang berisi daftar
mata kuliah yang akan diikuti oleh setiap mahasiswa dalam satu semester. Dalam
KRS tercantum data mahasiswa (NPM, Nama, Kelas, Fakultas, Jurusan, Jumlah
Semester dan Tahun Akademik yang diikuti), Kode Mata Kuliah, Mata Kuliah, SKS
dan Kelas yang diikuti. KRS berlaku/sah, jika ada pas foto mahasiswa yang
bersangkutan dan cap Universitas.
KRS
merupakan bukti seorang mahasiswa aktif
pada semester yang bersangkutan dan berfungsi sebagai Kartu Peserta Ujian (KRS
wajib dibawa setiap kali mengikuti ujian).
Pengisian KRS dilakukan oleh setiap mahasiswa secara langsung di
PSMA-Online pada setiap awal semester.
PSMA-Online ada dikampus Kelapa Dua dan Kampus Kalimalang.
a)
Persyaratan
Pengisian KRS :
Sebelum mengisi KRS, ada
beberapa persyaratan yang harus dipenuhi mahasiswa yaitu :
·
Berpakaian rapi dan bersepatu.
·
Membawa lembar FRS yang sudah diisi.
·
Membawa foto hitam putih ukuran 3 x 4 terbaru
(bukan bekas)
·
Membawa blanko pembayaran warna merah yang
telah dibayarkan. Bagi yang belum membayar uang kuliah atau blanko tertinggal
dapat menggunakan KTM atau KRS yang lama, tetapi KRS belum dapat diambil.
Pengambilan KRS bagi mahasiwa yang tidak memenuhi syarat
3,4 dapat dilakukan pada hari berikutnya dari pukul 9.00 WWIB sd. 15.00 WWIB
dengan membawa syarat yang belum dipenuhi selama pengisian KRS berlangsung
diruang yang telah ditentukan.
b)
Prosedur
Pengisian KRS
Mahasiswa
yang akan melakukan kegiatan ini terlebih dahulu menerima FRS yang berisi mata
kuliah yang ditawarkan pada semester yang bersangkutan sesuai dengan Fakultas,
Jenjang / Jurusan, dan Kelas, setelah FRS diisi, mahasiswa melakukan pengisian
sesuai jadual yang telah ditentukan. Jadual pengisian KRS dapat dilihat pada
papan pengumuman yang berada pada setiap lokasi kampus, diruang PSMA online.
B.
Basis
Data
Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula
dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara
sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk
memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan
untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen
basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari
dalam ilmu informasi.
Istilah "basis data" berawal dari ilmu
komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar
bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang
mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu
dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan
bisnis.
Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari
catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki
penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan
ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data,
dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi
skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis
data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model
relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk
tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan
kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam
model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama
antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan
menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.
Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data
yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai
sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya
sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data
untuk kedua arti tersebut.
C.
MySQL
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen
basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang
multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia.
MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi
GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi
komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan
GPL.
Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana
perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk lisensi dimiliki
oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah
perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas
semua lisensinya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan
MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael "Monty"
Widenius.
D.
Terintegrasi
Website
Integrasi menurut KBBI adalah pembauran hingga menjadi
kesatuan yang utuh atau bulat. Dan website adalah suatu halaman web yang saling berhubungan yang
umumnya berada pada server yang sama berisikan kumpulan informasi yang
disediakan secara perorangan, kelompok, atau organisasi. Sebuah situs web
biasanya ditempatkan setidaknya pada sebuah server web yang dapat diakses
melalui jaringan seperti Internet, ataupun jaringan wilayah lokal (LAN) melalui
alamat Internet yang dikenali sebagai URL. Gabungan atas semua situs yang dapat
diakses publik di Internet disebut pula sebagai World Wide Web atau lebih
dikenal dengan singkatan WWW. Jadi, Terintegrasi Website adalah suatu perpaduan
antara kegiatan yang dilakukan secara offline
dan online. Sehingga data yang
dimasukan secara offline akan
langsung diperbarui pada sistem online.
BAB III
Metode Penelitian
A. Tempat dan Waktu
Waktu
: 24 November 2015
Tempat
: Universitas Gunadarma kampus E, Kelapa Dua, Depok
B. Rancangan Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif
kualitatif, yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif yang berupa
kata-kata tertulis atau lisan dari orang dan prilaku yang dapat diamati.
Penelitian kualitatif juga merupakan suatu pendekatan induktif untuk penyusunan
pengetahuan yang menggunakan riset dan menekankan subjektifitas serta arti
pengalaman bagi individu (Brockopp, Marie T, Hastings-Tolsma, 2000).
C.
Instrumen
Penelitian
Instrumen penelitian ini adalah kuesioner tertutup yang
diisi oleh responden. Kuesioner tertutup adalah sejumlah pertanyaan tertulis
yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan
tentang hal-hal yang ia ketahui dan sudah disediakan jawabannya (Arikunto,
2006).
Penelitian
ini menggunakan 10 pernyataan dengan pilihan jawaban “benar” dan “salah” untuk
jawaban “benar” diberi skor 1 dan untuk jawaban salah dengan skor 0.
D.
Analisis
Penelitian
Penelitian yang telah dilakukan, membuktikan bahwa banyak
mahasiswa yang membutuhkan sistem pengisian KRS berbasis online agar dapat mengisi KRS dimana saja selama ada jaringan
internet. Hal ini juga dapat membuat mahasiswa dapat mempersingkat waktu dan tenaga
agar tidak datang ke bagian pengisian KRS hanya untuk mengisi KRS, karena sudah
dapat dilakukan secara online.
Daftar Pustaka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar